Peraturan Dasar Keluarga Audisie


Peraturan dasar..?? what the hell..?? katanya keluarga masa ada peraturan berpasal-pasal….!!

Tenang, layaknya keluarga kita juga punya aturan seperti di rumah. Bukan menjadikan Keluarga Audisie menjadi himpunan Audisie atau ikatan Audisie atau apa lah namanya yang menuju ke organisasi.ūüôā

Tanpa mengurangi rasa hormat kakak dan abang pendiri Audisie dan juga para senior, seluruh anggota telah menyetujui adanya peraturan dasar ini dalam rapat anggota masa kepemimpinan Samuel Hutasoit sebagai ketua.

Langsung saja, ceekkiibbrroott…

PERATURAN DASAR

KELUARGA ALUMNI SMA RK BUDI MULIA

PEMATANGSIANTAR ‚Äď SEMARANG

(AUDISIE)

 

Dengan persetujuan bersama

SELURUH ANGGOTA AUDISIE MELALUI RAPAT ANGGOTA

dan

KETUA AUDISIE

 

 

MEMUTUSKAN :

 

Menetapkan :

PERATURAN DASAR KELUARGA ALUMNI SMA RK BUDI MULIA PEMATANGSIANTAR- SEMARANG

 

BAB I

KETENTUAN UMUM

 

Pasal 1

 

            Dalam peraturan dasar ini yang dimaksud dengan :

  1. Audisie adalah keluarga alumni SMA RK Budi Mulia Pematangsiantar-Semarang
  2. Badan Pengurus adalah terdiri atas Ketua dan Sekretaris
  3. Ketua adalah ketua Audisie
  4. Sekretaris adalah sekretaris Audisie
  5. Pengurus adalah orang yang dipilih secara langsung oleh Ketua untuk melaksanakan tugas-tugas sesuai ketentuan yang diatur dalam peraturan ini
  6. Koordinator divisi adalah orang yang ditunjuk oleh Ketua sebagai bagian dari pengurus untuk memimpin suatu divisi, dan mengkoordinasikan seluruh program divisi
  7. Anggota divisi adalah orang yang ditunjuk oleh Ketua sebagai bagian dari pengurus untuk membantu tugas-tugas koordinator divisi
  8. Anggota adalah orang yang terdaftar secara formal dalam keanggotaan Audisie dan pernah mengeyam pendidikan di SMA RK Budi Mulia Pematangsiantar
  9. Rapat adalah Rapat anggota dengan Badan Pengurus dalam rangka membahas atau melaksanakan program Audisie kecuali ditentukan lain

10.Almamater adalah SMA RK Budi Mulia Pematangsiantar yang beralamat di jalan Melanthon Siregar no. 160 Pematangsiantar

 

 

BAB II

BADAN PENGURUS

 

Pasal 2

Badan Pengurus terdiri dari Ketua dan Sekretaris

Pasal 3

Ketua dipilih secara langsung oleh anggota melalui suatu mekanisme pemilihan yang ditetapkan oleh Tim Kerja Pelaksana Regenerasi Pengurus

Pasal 4

Ketua terpilih memiliki hak preogratif untuk memilih dan menetapkan sekretaris dan seluruh alat kelengkapan kepengurusan

Pasal 5

Masa jabatan Ketua adalah satu tahun terhitung mulai dari pengangkatan Ketua dan masa jabatan ini berlaku sama untuk semua alat kelengkapan kepengurusan

Pasal 6

Ketua bertugas melaksanakan dan mengkoordinasikan terlaksananya seluruh program Audisie sebagaimana diatur dalam peraturan ini

Pasal 7

Sekretaris bertugas membantu Ketua, khususnya dalam bidang administrasi.

Pasal 8

Dalam hal Ketua berhalangan sementara digantikan secara kolektif dan kolegial oleh sekretaris dan seluruh koordinator divisi

Pasal 9

Dalam hal Ketua berhalangan tetap maka pada rapat dibulan berikutnya diadakan pemilihan ketua

BAB II

DIVISI INFORMASI DAN KOMUNIKASI

 

Pasal 10

            Divisi informasi dan komunikasi adalah divisi yang menjadi sarana atau wadah penyampaian informasi terkait penyelenggaraan kegiatan keluarga Audisie, dan media komunikasi antara pengurus dan anggota melalui komunikasi satu arah atau dua arah secara langsung atau tidak langsung dengan tujuan seluruh anggota dapat mengetahui informasi yang diperlukan dan dapat menyampaikan saran dan kritiknya melalui media atau alat tertentu yang disebut lebih lanjut dalam aturan ini.

 

Pasal 11

            Divisi informasi dan komunikasi bertugas membuat dan/ atau mengaktifkan, memperbaharui dan/ atau menjalankan sarana informasi dan komunikasi berupa facebook, email, mailist, friendster, handphone atau hal lain yang dapat dipersamakan dengan itu

Pasal 12

            Semua media informasi dan komunikasi atau yang dapat dipersamakan dengan itu sebagaimana disebut dalam pasal 11 harus menggunakan nama resmi, logo dan alamat keluarga Audisie. Alamat yang dimaksud adalah alamat tempat domisili Ketua Audisie.

Pasal 13

            Hal-hal yang diinput atau diupload atau dimasukkan dalam media informasi dan komunikasi adalah hal-hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan kepengurusan, kegiatan dan jalinan silahturahmi atau komunikasi antarpengurus, anggota dan/ atau orang lain yang berkepentingan dengan itu.

Pasal 14

            Semua pihak sebagaimana dimaksud dalam pasal 13 berhak memberikan saran, kritik, masukan atau hal lain yang berkenaan dengan maksud pasal 13.

 

Pasal 15

            Pengurus dan/ atau divisi informasi dan komunikasi berhak mengurangi, mengedit atau menghilangkan saran, kritik, masukan sepanjang bertentangan dengan norma kesantunan, kesopanan atau hal lain yang dinilai tidak pantas.

Pasal 16

Dalam rangka mewujudkan hal sebagaimana dimaksud dalam pasal 10 Divisi informasi dan komunikasi bertugas untuk :

(1)     Memuat, mengupload atau memperbaharui data, foto, video yang berkaitan dengan penyelenggaraan keluarga Audisie.

(2)     Memberikan balasan atau jawaban atas komentar, saran, pertanyaan, kritik yang muncul di salah satu atau semua sarana informasi dan komunikasi yang ada sepanjang sesuai dengan penyelenggaraan keluarga Audisie ataupun diluar itu sepanjang dapat ditoleransi semata-mata untuk peningkatan keakraban, keharmonisan, dan kekompakan seluruh anggota.

(3)     Membuat rangkuman saran, kritik setiap bulannya yang dipandang potensial untuk dipertimbangkan dan diserahkan pada Badan Pengurus untuk dikomunikasikan dan dibahas pada rapat di bulan berikutnya.

(4)     Memanfaatkan sarana komunikasi satu arah short message sending ( sms )  sebagai media penyampaian informasi untuk penyelenggaran kegiatan Audisie

(5)     Mendesain tampilan semua sarana informasi dan komunikasi agar terlihat menarik dan berkesan

Pasal 17

Divisi informasi dan komunikasi berhak mendapatkan pergantian biaya atas penyelenggaraan sarana informasi dan komunikasi yang pelaksanaannya dilakukan dengan sistem pascabayar dengan membuat laporan pengeluaran bulanan dan diajukan pada Ketua  untuk diperiksa dan dicek kebenarannya dan selanjutnya dapat dimintakan pencairannya melalui Koordinator divisi finansial dan sosial.

BAB III

DIVISI ALMAMATER DAN KEANGGOTAAN

Pasal 18

            Divisi almamater dan keanggotaan adalah divisi yang menjadi sarana untuk menjalin hubungan yang baik dengan almamater dalam hal ini SMA RK BUDI MULIA Pematangsiantar demi terwujudnya suatu komunikasi dan silahturahmi yang intensif, hangat dan produktif. Divisi ini juga dimaksudkan sebagai sarana untuk mendata keanggotaan keluarga besar Audisie dari segala aspek identitas yang berkaitan untuk itu dengan tujuan  semua anggota dapat saling mengenal dan secara formal terdaftar dalam keanggotaan.

Pasal 19

Dalam melaksanakan fungsi almamater divisi ini bertugas untuk :

(1)    Menjalin komunikasi dengan pihak almamater secara kolektif ataupun secara personal  melalui berbagai media komunikasi baik facebook, website, handphone, email, sms, atau melalui fungsi koordinasi dengan divisi informasi dan komunikasi

(2)    Memberikan informasi ataupun data tentang perguruan tinggi negeri dan swasta favorit yang ada di kota Semarang, profil dan strategi pemilihan program studi atau jurusan, jadwal pelaksanaan ujian mandiri universitas dan hal lain yang dapat mendukung tujuan divisi ini

(3)    Melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud dalam ayat 2 melalui pembuatan buku yang berisi tentang hal-hal tersebut, dan dikirimkan ke pihak almamater melalui pos atau jasa pengiriman sebanyak sepuluh rangkap yang terdiri dari 1 untuk kepala sekolah, 3 untuk perpustakaan, dan 6 untuk tiap-tiap kelas 3, dan/ atau melalui metode presentasi kepada adik-adik kelas 3 sepanjang waktu, kondisi dan perizinan memungkinkan untuk itu

Pasal 20

Pelaksanaan program presentasi sebagaimana dimaksud dalam pasal 19 ayat 3 dapat dilakukan secara bersama-sama dengan keluarga alumni di daerah lain melalui suatu nota kesepahaman ataupun dilakukan secara mandiri oleh keluarga Audisie

Pasal 21

Untuk mewujudkan pelaksanaan presentasi tersebut, Badan Pengurus membentuk suatu Tim Pelaksana Program yang mana secara struktural tim ini berada dibawah fungsi koordinasi divisi ini. Tim ini selanjutkan akan merumuskan materi presentasi sebagaimana diatur dalam pasal 19 ayat 2 dan mempersiapkan kebutuhan pendukung pelaksanaan presentasi.

Pasal 22

Tim Pelaksana Program dalam melaksanakan presentasi harus menjaga nama baik Audisie melalui pikiran, perkataan, tindakan,kesopanan, kesusilaan, menjaga ketertiban dan ketenangan, serta kepercayaan pihak almamater

Pasal 23

Tim Pelaksana Program harus membuat laporan tentang pelaksanaan presentasi kepada Badan Pengurus untuk dilaporkan dan dibahas pada rapat dibulan berikutnya sesudah diterimanya laporan tersebut.

Pasal 24

Keluarga Audisie melalui divisi ini tidak mencampuri hal-hal yang menjadi urusan pihak almamater sepanjang tidak berhubungan dan berakibat pada keluarga ini baik langsung maupun tidak langsung. Dengan tidak adanya hubungan struktural antar para pihak disini maka hubungan yang terjalin adalah semata-mata untuk perwujudan tujuan sebagaimana dimaksud dalam divisi ini.

 

 

 

Pasal 25

Dalam melaksanakan fungsi keanggotaan divisi ini bertugas untuk :

(1)    Mendata keanggotaan seluruh anggota dengan mengedarkan formulir keanggotaan dan mengumpulkannya kembali untuk disusun, diketik dan diakumulasikan dalam suatu data word ataupun program yang dapat dipersamakan atau lebih baik dari itu, dengan pengklasifikasian berdasarkan tahun angkatan dalam hal ini tahun lulus SMA

(2)    Bertindak secara aktif untuk menanyakan, mengetahui, mengupdate perubahan informasi jati diri ataupun identitas anggota

Pasal 26

Materi isian formulir keanggotaan adalah seperti yang telah berlaku pada materi isian selama ini dan dapat diubah sepanjang kebutuhan memerlukannya

Pasal 27

Seluruh anggota berhak untuk mengetahui data seluruh anggota Audisie melalui divisi ini baik dengan menggandakannya ataupun hal lain untuk maksud yang sama

BAB IV

DIVISI FINANSIAL DAN SOSIAL

Pasal 28

 

Divisi finansial dan sosial adalah divisi yang menjadi sarana pengumpulan dana atau kas Audisie dan sarana perwujudan sosial anggota kepada anggota lain untuk hal-hal yang ditentukan berikut

Pasal 29

 

Divisi finansial dalam hal ini menjalankan tugas dan fungsi bendahara sebagaimana layaknya

Pasal 30

 

Dalam melaksanakan fungsi finansial divisi ini bertugas untuk :

(1)       Mengutip dana sebesar yang ditentukan kemudian dalam rapat perdana di tahun masa awal kepengurusan yang mana pembayarannya dapat dilakukan sekaligus ataupun mencicil dan dana yang dimaksud adalah dana kewajiban rutin untuk hitungan satu tahun

(2)       Membuat pendataan terhadap penerimaan dana masuk dan dana keluar yang mana dilakukan dalam dua wadah yakni buku kas dan format excel atau yang dipersamakan dengan itu

(3)       Mengusahakan penerimaan dana kas melalui berbagai usaha dana yang memungkinkan baik melalui pembuatan jaket, atau pin , atau kaos atau hal lain sepanjang mendapat persetujuan anggota dalam rapat Audisie

(4)       Membuat laporan pertanggungjawaban setiap 4 bulan dan dilaporkan pada rapat di bulan berikutnya kepada seluruh anggota

Pasal 31

 

Semua saldo dana yang berasal dari seluruh kegiatan rutin atau insidental yang dilakukan atas nama keluarga Audisie dimasukkan dalam kas Audisie

Pasal 32

 

Dalam melaksanakan fungsi sosial divisi ini bertugas untuk :

(1)        Mengunjungi anggota yang sakit di rumah sakit atau di rumah atau di tempat kost dan memberikan buah atau uang sebesar tiga puluh ribu rupiah

(2)        Mengunjungi dan memberikan penghiburan kepada anggota yang dalam keadaan berduka karena orangtua kandung dan/ atau saudara kandung meninggal dunia setelah yang bersangkutan kembali ke Semarang apabila domisilinya berada di luar kota Semarang. Dalam melaksanakan kunjungan tersebut diberikan uang dukacita sebesar seratus ribu rupiah terhadap orangtua yang meninggal dan/ atau lima puluh ribu terhadap saudara kandung yang meninggal dunia

(3)        Memberikan ucapan selamat ulang tahun atau selamat atas pelaksanaan hari-hari besar tertentu atau selamat wisuda atau atas hal lain kepada seluruh anggota Audisie melalui short message sending

Pasal 33

 

Uang dukacita yang dimaksud dalam pasal 31 ayat 2 diambil dari kas Audisie dan dapat ditambahkan secara sukarela oleh anggota yang berkeinginan untuk itu

Pasal 34

 

Terhadap anggota yang berduka karena orangtua kandung meninggal dunia diberikan bunga papan atau bunga salib atau krans bunga senilai maksimal seratus lima puluh ribu rupiah

 

 

 

 

Pasal 35

 

Dalam hal Pengurus Audisie diminta oleh anggota yang telah lulus atau telah diwisuda dapat melaksanakan pertemuan Audisie sebagai sarana syukuran yang mana keseluruhan dana pelaksanaanya ditanggung oleh pihak yang memintanya baik secara personal maupun kolektif

Pasal 36

 

Terhadap anggota yang telah lulus atau diwisuda, Audisie memberikan kenang-kenangan seharga maksimal lima puluh ribu rupiah

BAB V

KEGIATAN TEMPORAL

 

Pasal 37

 

Dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan berskala temporal Badan Pengurus melalui Rapat Audisie menetapkan Tim Kerja Pelaksana program temporal yang dimaksud

Pasal 38

 

Program temporal yang dimaksud adalah Penyambutan dan Registrasi mahasiswa baru- calon anggota baru, Penerimaan Anggota Baru-Regenerasi kepengurusan, Ulang Tahun Audisie dan Natal-Tahun Baru, Paskah.

Pasal 39

 

Terhadap hal-hal tertentu berdasarkan saran anggota dapt dilaksanakan kegiatan yang bersifat insidental dan diputuskan pelaksanaannya di dalam rapat Audisie

 

BAB VI

KETENTUAN PENUTUP

Pasal 40

 

Terhadap semua pengeluaran biaya yang dikarenakan pelaksanaan program Audisie dapat dimintakan penggantiannya pada koordinator divisi finansial  dan sosial yang berfungsi sebagai bendahara

Pasal 41

 

Hal-hal lain yang bersifat aturan ataupun ketentuan yang selama ini telah menjadi kebiasaan yang dilaksanakan dengan baik tetap berlaku sepanjang tidak bertentangan dengan peraturan dasar ini

 

Pasal 42

 

Hal-hal lain yang bersifat penjabaran dan penjelasan teknis dari peraturan ini ditentukan kemudian dalam suatu petunjuk pelaksanaan yang hirarkinya berada dibawah aturan ini

 

Pasal 43

 

Terhadap kekeliruan yang mungkin terjadi, maka peraturan ini akan diperbaiki sebagaimana mestinya melalui suatu rapat Audisie

 

Pasal 44

 

Peraturan Dasar ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan

Agar setiap anggota mengetahuinya, memerintahkan Peraturan Dasar ini ditempatkan dalam media informasi dan komunikasi

Ditetapkan di Semarang

Pada tanggal 1 Desember 2009

KETUA AUDISIE

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Top Clicks

  • None
%d bloggers like this: